
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan dan menghilangkan galau diantaranya yaitu:
1. Galau jangan dipendam. Ibarat air biarkanlah ia mengalir. Jika galau dipendam seperti air yang disumbat. Tak bisa keluar, semakin lama akan semakin penuh dan menekan. Akhirnya air itu bisa muncrat tak tertahan seperti bendungan yang jebol karena tertekan arus air yang kuat.
Ungkapkan rasa galau itu seperti mengalirnya air dari gunung ke sungai. Awas jangan berlebihan nanti kebanjiran. Contohnya banyak anak muda yang update status isinya galau terus. Sering banget bisa satu jam sekali atau mungkin bisa lebih dari itu.
2. Buatlah saluran penampungan galau. Ada beberapa saluran yang bisa dipakai untuk menampung curahan galau yaitu curhat dengan orang yang bisa dipercaya. Cari teman yang bukan “ember bocor” biar curhat kita tak merembes. Curhat lebih baik dilakukan juga ke keluarga, boleh ke kakak atau orangtua karena mereka juga pasti pernah muda. Pernah juga galau seperti kita walaupun kondisinya mungkin berbeda. Sebagian anak muda merasa risih atau malu kalo curhat ke keluarga. Padahal merekalah orang terdekat dan paling mengenal diri kita.




